Wajib Baca!

Cara Membuat Program Latihan

Cara Membuat Program Latihan Seorang pelatih sudah pasti melatih seorang atlet atau team yang ia tangani. Oleh karena itu seor...

Cara melatih anak cepat berjalan - Banyak cara dan bentuk latihan yang dapat orang tua lakukan, sebagai stimulas anak berjalan pada masa pertumbuhannya. Namun perlu Anda ketahui juga, bahwa setiap anak mempunyai fase berbeda, ada yang cepat berjalan dan yang lebih cepat berbicaranya. Oleh karena itu para orang tua harus bisa bekerjasama dan mendorong anak supaya bersemangat untuk belajar berjalan dengan melalui tahapan yang sederhana serta rutin dilakukan setiap hari.

Karena sejatinya tahapan berjalan merupakan sebuah parameter penting dalam perkembangan si anak, pada fase inilah anak mulai beajar berkoordinasi dengan seluruh anggota tubuhnya serta melatih kekuatan otot melalui duduk, tengkurap serta berjalan. Kemudian kapan bayi bisa mulai berjalan?

Cara Latihan Anak Cepat Berjalan


Waktu Bayi dapat Berjalan

Pada umumnya, bayi akan memulai proses berjalan pada usia 5-15 bulan. Pada fase inilah bayi akan belajar duduk, berdiri dan berjalan di mana ia berada. Dan bayi akan mengamati lingkungan sekitarnya.

Dimulai dengan mendorong dirinya sendiri, bayi perlahan akan mampu berdiri dengan berpegangan pada benda di sekitarnya hingga akhirnya ia bisa berdiri dan berjalan tanpa alat bantu apapun. Bayi akan memperlihatkan tahap ini di usia 6 sampai 10 bulan.

Seringkali orangtua akan merasa khawatir saat anak terlihat lambat dalam tumbuh kembangnya, seperti terlambat berjalan atau berbicara. Penting untuk diketahui Parents, bahwa setiap anak memiliki fase berbeda untuk ia bisa melakukan sesuatunya dengan sempurna.

Perkembangan ini akan berkoordinasi dengan sistem syaraf, otot dan tubuh anak secara menyeluruh. Stimulasi yang baik dan kesabaran orangtua akan membantu anak agar cepat berjalan.

Cara merangsang anak cepat berjalan


Melihat anak menapakkan kaki dengan mantap tentu membahagiakan ya, Parents. Pun hal ini menjadi pencapaian luar biasa untuk anak. Berikut ini ada beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan supaya si bayi semangat belajar berjalan:

Stimulasi anak berjalan hal pertama : Letakkan perabot yang kokoh


Aktivitas belajar berjalan akan menjadi sesi yang mendebarkan. Saat ia telah mampu mengangkat tubuhnya, dorong rasa percaya dirinya dengan membantunya berjalan dengan topangan tangan dan perlahan berpegangan pada benda di sekitarnya.

Buat rumah menjadi arena senyaman mungkin agar anak tidak mudah cedera saat merambat dan melintasi ruangan. Singkirkan benda yang sekiranya membahayakan keselamatan anak seperti meja bersudut tajam, benda mudah pecah atau berpotensi membuatnya tersandung.

Bantu anak tetap bersemangat dengan perlahan menjauhkannya dari furnitur tempat ia menopang diri agar perlahan ia bisa berdiri sendiri. Pastikan tempatnya mendarat tidak berpermukaan keras dan menyakitkan ya, Parents!

Stimulasi anak berjalan #2 : Ajak anak bermain bersama


Stimulasi anak berjalan, salah satunya dengan mainan

Menjadi hal normal bahwa anak memiliki imajinasi tinggi. Oleh karena itu Bunda dapat memanfaatkan hal ini untuk merangsang buah hati agar cepat berjalan, yaitu dengan membiarkannya menarik mainan.

Caranya adalah memasangkan tali dengan ukuran yang aman pada mainan. Anda bisa menariknya perlahan dan biarkan anak berlatih mengambil mainan itu sendiri. Lakukanlah cara tersebut secara bertahap dengan jarak yang disesuaikan dengan pencapaiannya, tentunya dimulai dari jarak yang pendek terlebih dahulu baru meningkat. Selain mendorongnya cepat berjalan, metode ini turut melatih komunikasi dan keseimbangan anak.

Bunda juga bisa menaruh mainan yang paling menarik perhatiannya di belakang, lalu si kecil berjalan di depan. Tidak hanya melatih buah hati untuk berjalan, hal ini akan membuat anak kegirangan karena seolah-olah mainan tersebut ikut berjalan.

Stimulasi anak berjalan #3 : Latih bayi dengan kursi


Melatih bayi dengan kursi dapat menjadi cara lain yang bisa Anda coba agar si kecil makin semangat belajar berjalan. Sediakan kursi yang mudah didorong, lalu biarkan ia mendorongnya ke semua arah sesuai keinginan. Namun jika Anda menggunakan kursi, Anda harus siap untuk selalu mengawasinya, supaya tidak terjadi hal yang merugikan untuk si anak.

Pastikan Bunda menyediakan ruangan luas, lalu pindahkan semua benda yang ada di tempat ini. Di samping mendorong anak belajar berjalan lebih cepat, cara ini akan mengikis ketakutan anak terjatuh dan membantu anak lebih percaya diri.

Stimulasi anak berjalan #4 : Jangan lupa melatih kekuatan otot punggung


Pernahkah terpikir oleh Parents bahwa berjalan hanya terpusat pada kaki? Coba ubah pemikiran tersebut, mengingat otot punggung turut berperan menjadi tumpuan agar anak mampu menopang tubuhnya secara mandiri.

Dengan melatih kekuatan otot punggung anak, Anda berarti tidak hanya membuat anak cepat berjalan, namun juga efektif membangun kekuatan tubuhnya secara keseluruhan.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan supaya ototnya kuat. asalah satu caranya yaitu dengan memposisikan bayi tengkurap sempurna, kemudia letakkan mainan yang paling menarik perhatiannya. Saat anak tertarik, ia akan mendongakkan kepalanya dan hal ini memicu otot leher bekerja lebih baik. Posisi ini juga akan menunjang gerak kaki lebih optimal.

Stimulasi anak berjalan #5 : Hindari penggunaan sepatu yang berbunyi


Sepatu atau sandal dengan bebunyian lucu banyak menjadi patokan orangtua yang yakin bahwa benda ini akan membuat anak terpacu agar cepat bisa berjalan. Namun, hal ini sebaiknya tak dilakukan lagi Bun.

Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, tak menutup kemungkinan ia akan lebih tertarik dengan bunyi sepatu dibanding belajar melangkah. Saat sepatu beradu dengan lantai dan mengeluarkan bunyi, otomatis anak akan berhenti berjalan.

Di samping itu, cara ini rentan membuat anak tersandung. Dengan begitu, memilih alas kaki yang nyaman atau membiarkan anak belajar berjalan tanpa alas kaki adalah pilihan terbaik.

Artikel Terkait

0 Komentar untuk Cara Latihan Anak Cepat Berjalan