Wajib Baca!

Cara Membuat Program Latihan

Cara Membuat Program Latihan Seorang pelatih sudah pasti melatih seorang atlet atau team yang ia tangani. Oleh karena itu seor...

Latihan renang bayi - Mengajari bayi berenang itu tidak salah dan sudah banyak sekali para orang tua melatih renang anak balitanya sejak dini.

Justru yang terbaik Anda disarankan supaya mengajarkan bayi Anda berenang sejak usia masih beberapa bulan. Cabang olahraga renang ini ternyata bisa membantu dedek bayi mengembangkan ketreampilan gerak motorik/fisik secara lebih impresif dalam kehidupannya kelak. Oleh karena itu ajarilah byai Anda berenang sejak kecil.

Melatih bayi berenang

Menurut sebuah penelitian dari University of Science and Technology di Norwegia, seorang bayi yang dapat berenang ternyata mempunyai keseimbangan yang lebih baik serta mampu menggapai beberapa obyek di sekelilingnya dengan mudah dibandingkan dengna bayi yang belum bisa berenang.

Cara Melatih Renang Seorang Bayi

Sejak bayi sebenarnya seorang anak sudah belajar berenang, sebab ketika berada dalam kandungan, seorang bayi sudah terbiasa berada  di dalam cairang selama kurang lebih 9 bulan. Oleh karena hal tersebut sejak kecil bayi telah mempunyai instingtif untuk bergerak di bawah air dan tidak takut ketika berada di dalam air. Nah pada usia kisaran 4 bulan inilah bayi balita Anda sudah mempunyai reflek menyelam dan mencegahnya dari menelan air. Oleh karena itu pada usia ini si kecil lebih mudah untuk dilatih renang.

Namun seiringnya waktu dimana otaknya berfungsi lebih baik, reflek tersebut mulai menghilang. Sehingga bayi harus mulai belajar kembali untuk dapat menahan nafas di dalam air.

Tahapan Belajar Renang Secara Umum

1. Pengenalan air

Pengenalan air ini sangatlah penting, untuk mereka yang baru pertama kali belajar berenang. Dilihat dari namanya saja "pengenalan air" berarti sudah jelas bahwa kita dituntuk dapat mengenal lebih dalam tentang air, seperti sifat air itu dingin, basah dan lain-lainnya.

Tujuannya agar mereka tidak takut dengan air (masuk kolam renang), karean tidak hanya anak-anak saja yang takut air, orang dewasapun juga bnayak yang takut masuk ke dalam kolam renang.

Oleh karena itu bisa Anda coba mulai dengan kolam yang dangkal dahulu untuk mengurangi rasa takutnya.

2. Melakukan permainan di air

Setelah melakukan pengenalan air dan dirasa anak-anak mulai senang belajar renang ataupun tidak takut-takut lagi dengan air, meski ada sedikit rasa takut. Maka permainan air bisa digunakan untuk membantu proses belajar tentang berlatih renang.

Menurut Suryatna dan Suherman ada 5 macam permainan di air yang bisa digunakan untuk proses melatih anak-anak yang baru belajar renang antara lain:
  • Permainan saling membasahi wajah
  • Permainan mengambil benda di dasar kolam
  • Permainan kucing mengejar ikan
  • Permainan melompati katak menerobos lubang
  • Permainan bertukar tempat dengan angka


3. Belajar teknik pernapasan di air

Cara bernapas dalam renang yaitu dengan mengambil napas menggunakan mulut dan mengeluarkan lewat mulut dengan cara menghembuskan secara perlahan dan tidak boleh menahan napas.

Untuk melatih pernapasan ketika renang bisa dengan cara sederhana yaitu anak-anak disuruh menghirup udara dahulu, suruh menahan dan kemudian masukan kepala ke dalam air. Setelah semua bagian kepala atau hidung berada di dalam air barulah hembuskan napas secara perlahan melalui mulut (seperti orang meniup). Anda bisa membuat variasinya entah dengan berjalan ataupun diam ditempat, yang terpenting hidung ataupun kepala masuk ke dalam air semua.

4. Belajar teknik mengapung dan gerakan dasar renang

Agar dapat menguasai teknik renang yang baik dan benar, maka Anda harus menguasai terlebih dahulu teknik dasarnya yaitu mengapung. Karena mengapung merupakan teknik paling dasar dalam berenang untuk seluruh gaya renang yang ada. Oleh karena itu pelajari dahulu teknik mengapung yang benar.

Cara berlatih teknik mengapung untuk latihan renang
  • Berdiri di depan dinding kolam, usahakan air tidak lebih diatas dada.
  • Tariklah napas dalam-dalam dan masukkan kepala kedalam air dengan sedikit merebahkan badan ke depan dengan posisi telungkup.
  • Pada saat posisi telungkup ini, mata tetap terbuka dan buanglah secara perlahan nafas Anda.
  • Usahakan tubuh tetap rileks dan pertahankan hingga Anda sudah tidak kuat lagi.
  • Lakukan latihan berulang-ulang.


Tips Cara Memulai Melatih Renang Untuk Bayi

Jadi bagi Anda yang ingin mulai melatih renang si buah hati, silahkan simak penjelasan di bawah ini, karena zonapelatih akan membahasnya dengan detail untuk memudahkan Anda dalam melatih renang bayi Anda.

1. Memperkenalkan si bayi dengan air

Sebaiknya orang tua harus terlebih dahulu memperkenalkan air kepada bayinya terlebih dahulu. ANda bisa menggunakan bak mandi maupun kolam plastik yang mudah Anda dapatkan saat ini. Usahakan air yang Anda gunakan cukup hangatyaitu kisaran 33 derajat celcius. Supaya bayi Anda tidak merasakan kedinginan dan juga tidak merasa kepanasan. Alhasil bayi akan merasa nyaman.

Fungsi memperkanalkan bayi dengan air yaitu agar bayi lebih mudah beradaptasi dengan air. Selain itu bayi akan merasakan sensasi ketika berada di dalam air. Bayi akan merasakan bagaimana tubuhnya saat berada di air.

2. Latihan renang dengan berendam

Setelah Anda mengenalkan bayi dengan air, saatnya Anda melatih bayi berenang dengan diawali berendam di dalam bak mandi atau kolam karet kecil khusus tempat renang balita. Supaya bayi lebih nyaman dan renang bisa Anda sediakan mainan-mainan kecil yang disukainya.

3. Hindari latihan renang menggunakan pelampung

Pelampung renang hanyalah sebuah alat bantu dan memberikan rasa aman yang palsu untuk bayi. Selain itu menggunakan alat pelampung renang untuk bayi hanya akan membuat gerakan bayi terbatas dan tidak bisa mengendalikan gerakan diri sendiri. dan juga pelampung  cenderung membuat anak Anda mengambang dengan posisi tegak, padahal posisi berenang seharusnya tengkurap. Oleh karena hal tersebut lebih baik bayi Anda tahan supaya tidak tenggelam dan bayi akan lebih bergerak bebas.

4. Gunakan popok renang sekali pakai

Belilah popok bayi sekali pakai yang khusus untuk berenang. Popok ini  bagus digunakan karena tidak bocor ketika bayi buang air ketika latihan renang. Namun tetap diperhatikan kalau bayi Anda sudah buang air, sebaiknya popok langsung diganti dengan yang baru.

5. Ikut masuk ke dalam air

Sangat penting bagi orang tua serta buah hati melalui proses bersama-sama. Maka orang tua bisa ikut masuk serta memegang bayi Anda ketika berenang untuk pertama kalinya. Dengan begitu bayi Anda akan semakin merasa lebih aman dan percaya diri di dalam kolom renang/bak mandi anak-anak.

6. Jangan melatih renang lebih dari setengah jam

Pada tahap awal melatih bayi berenang, berendamlah selama kurang lebih 10 menit saja, ini dimaksudakan agar bayi terbiasa dahulu. Kemudian keluarkan dari kolam/bak mandi dan tunggu beberapa saat untuk masuk ke dalam kolam renang/bak mandi. Usahakan pada tahap awal ini jangan melatih renang bayi Anda lebih dari 30 menit, agar sang bayi tidak kedinginan maupun iritasi.

Trik Khusus Mengajari Bayi Berenang

Agar program latihan renang sang bayi berjalan lancar dan aman, Anda bisa mencoba melakukan trik khusus melatih renang bayi sesuai dengan usianya.

1. Untuk bayi usia 6 bulan sampai 18 bulan

Pada bulan ini Anda bida mulai dengan mempercik-percikan air ke tubuh bayi. Gunanya sama yaitu untuk proses adaptasi bayi dengan air.

Ajarilah bayi melakukan gerakan menendang serta menarik kaki, berguna untuk gerakan-gerakan dasar berenang. Kemudian Anda bisa mengenalkan gerakan meniup-niup mulut gelembung udara, selanjutnya buatlah gerakan meluncur serta mengapung di air dengan posisi tubuh terlentang. Ini bertujuan agar bayi semakin menikmati bermain air.

2. Untuk bayi usia 18 bulan sampai 3 tahun

Setelah bayi berusia 18 bulan, bayi Anda sudah mampu diajarkan gerakan-gerakan renang untuk lengan. Dan ketika usai bayi menginjak usia 3 tahun, bayi Anda sudah bisa diajari menahan napas. Biarkan anak Anda masuk dan keluar ke dalam air sendiri, tentunya tetap dalam pengawasan orang tua. Dan biarkan anak Anda bermain permainan yang lebih variatif.

Anda bisa memberikan bola dan bermain lempar tangkap. Ini berfungsi membantu bayi dalam menggerak gerakan tangan. Dan juga bisa Anda masukkan benda yang tenggelam di dasar kolam, supaya anak berlatih menyelam dengan cara mengambil benda tersebut.

3. Untuk bayi berusia 3 tahun sampai 5 tahun

Ketika usaia bayi telah menginjak usia 3-5 tahun, ajarilah aktivitas yang lebih komplex. Dimana Anda bisa mengajari gerakan kaki dan tangan supaya bisa mendorong tubuhnya begerak kedepan di dalam air.

Ajari juga cara mengambang di air. Dan berikan pemahaman supaya berhati-hati ketika berenang. Berikan penjelasan seperti bahayanya berjalan/berlarian di tepi kolam renang tanpa pengawasan orang tua/dewasa. Sehingga Anak tidak mudah bercanda ketika berada di area kolam renang.

Manfaat Melakukan Olahraga Renang

1. Manfaat emosional
2. Menyenangkan
3. Manfaat kesehatan
4. Merawat autis pada bayi
5. Mengoptimalkan kecerdasan bayi
6. Mengurangi ketakutan anak terhadap air
7. Meningkatkan keseimbangan pada bayi
8. Meningkatkan respon pada bayi
9. Meningkatkan nafsu makan pada bayi
10. Meningkatkan ikatan antara orang tua dengan bayi
11. Membuat bayi lebih terampil ke depannya

Nah itulah program latihan renang untuk bayi, jika Anda melakukan sesuai petunjuk yang sudah dijelaskan, maka proses latihan renang bayi akan lebih aman dan menyenangkan.

Related Posts

0 Komentar untuk Program Latihan Renang Untuk Bayi