Minggu, 09 Juli 2017

Panduan Fitnes Untuk Pemain Sepakbola dan Futsal

Panduan Fitnes Untuk Pemain Sepakbola dan Futsal

Pemain sepak bola ataupun futsal pasti perlu meningkatkan kekuatan otot tubuhnya. Karena bagi pemain memiliki kekuatan otot yang kuat adalah dambaan setiap pemain. Dengan mempunyai kekuatan otot yang bagus akan berpengaruh terhadap penampilan ketika latihan serta pertandingan. Kenapa demikian? Karena dengan mempunyai otot yang kuat maka akan mampu melakukan banyak hal, seeprti kan lebih percaya diri ketika bertanding, ketika berbenturan pun akan lebih siap serta akan mempunyai stabilitas yang baik.

Namun untuk mendapatkan otot yang kuat pemain sepakbola maupun futsal, jangan sembarangn asal pergi ke tempat GYM dan berlatih disana. Karena pemebentukn otot pada atlet sepakbola dan futsal sangat berbeda dengan binaragawan. Oleh karena itu pemain/atlet harus paham dahulu latihan fitnes seperti apa (yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan)

Pada buku Coach Timo S. Scheunemann yang berjudul "Kurikulum dan Pedoman Dasar Sepakbola Indonesia" juga sudah dipaparkan beberapa pedoman yang bisa Anda pelajari tentang pembentukan otot menggunakan alat-alat fitnes. Bagi Anda yang belum sempat membaca ataupun belum mempunyai buku kurikulumnya bisa Anda daptkan disini "File gratis Buku pedoman pelatihan sepakbola dasar". Selain itu akan saya tuliskan beberapa ksimpulan yang bisa Anda pahamai.

Pedomaan Melakukan Fitnes Bagi Pemain Sepak Bola dan Futsal

1. Hanya pemain 13 tahun keatas yang boleh melakukan latihan pembentukan otot di GYM.

2. Pahami dahulu fungsi serta cara penggunaan alat-alat fitnes dengan benar. Sehingga penggunaan alat dapat maksimal dan teknik penggunaan juga benar.

3. Dalam berlaltih gunakanlah waktu bukan hitungan repetisi. Contoh gunakan waktu 30 detik bukan menggunakan repetisi 10 kali.

4. Gunakan waktu istirahat yang pendek dalam latihan pementukan otot di tempat GYM. Pemain bola gunaakn waktu istirahat 20-30 detik diantara jeda latihan.

5. Latihan harus selaras, berarti setelah melatih otot tubuh bagian atas dilanjutkan melatih otot bagian bawah. Begitu seterusnya.

6.  Pengaturan program latihan di gym: 30 detik masa latihan per stasiun dengan 2-3 stasiun per circuit. istirahat 20-30 detik per stasiun dan 2 menit antara circuit. Sejalan dengan waktu tingkatkan waktu latihan per stsiun atau kurangi waktu istirahat antara stasiun dan circuit. Penting: pilih salah satu, jangan kurangi waktu istirahat dan tambah waktu istirahat sekaligus.

7. Stretching. Jangan pernah lupa bila akan melakukan olahraga/fitnes usahakan melakukan stretching/pemasan terlebih dahulu. Begitu juga ketika  sudah selesai melakukan latihan selalu melakukan pendinginan/collingdown.

8. Selain membentuk otot di tempat fitnes. Alangkah baiknya jugga melakukan latihan plyometrics. Karena berguna untuk meningkatkan otot ketika melakukan gerakan-gerakan eksplosif ketika pertandingan. Namun Anda boleh berlatih plyometrick ketika otot-otot Anda terbetuk (kekuatan).

Kesimpulan
Dalam berlatih beban ataupun pembentukan otot pada pemain sepakbola/futsal dengan menggunakan alat-alat fitnes tidak boleh dialkukan secara sembarangan. Saya sarankan Anda menyewa instruktur ataupun teman yang lebih paham. Sehingga latihan akan tepat dan hasil maksimal. Selain itu Anda bisa baca juga tatacara latihan fitnes yang baik.

Variasi Latihan Fitnes Yang Inspiratif


Otot-Otot Pemain Bola yang Biasa di Bentuk Menggunakan Alat Fitnes

2. Membentuk otot paha
3. Melatih otot lengan

Untuk caranya akan saya tulis minggu depan ya mengingat admin zonapelatih lagi banyak tugas nich. Silahkan ditunggu sambil nunggu bisa Anda baca-baca artikel lain zonapelatih.net

0 komentar

Posting Komentar

Silahkan dibagikan bila ini bermanfaat dan bila ingin copas harap sertakan sumbernya. Bila berkenan hubungi admin kami melalui email. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.