Cari Distributor Alat Olahraga Murah

Artikel Keren

Seputar Astangga Yoga Beserta Penjelasannya

Astangga Yoga (Delapan Tahap Yoga) adalah tahapan dala yoga untuk bisa mencapai Moksa. Astangga Yoga sendiri diajarkan oleh Maha Rsi Patanjali dalam bukunya Yoga Sutra Patanjali (kelas XII. Hal.19) Dan bagian-bagian dari Astangga Yoga yaitu ada 8 (delapan) bentuk Yoga.
Seputar Astangga Yoga Beserta Penjelasannya zonapelatih

Pengertian Astangga Yoga dan Bagian Bagiannya

Menurut Yoga Sutra Patanjali, Astangga Yoga terdiri dari 8 tahap yoga adalah:

  1. Yama (Pengendalian)
  2. Niyama (Peraturan-peraturan)
  3. Asana (Sikap Tubuh)
  4. Pranayama (Latihan Pernapasan)
  5. Pratyahara (Menarik Semua Indriya Kedalam)
  6. Dharana (Telah Putuskan Menyatu Dengan Tuhan)
  7. Dhyana (Mulai Meditasi Untuk Menyatukan Diri Dengan Tuhan)
  8. Samadhi ( Telah Menyatu Dengan Tuhan)

Penjelasan 8 tahap Yoga Astangga

1. Yama

Yama adalah sesuatu bentuk yang dilarang atau semacam pengendalian diri yang harus dilakukan oleh seorang dari segi jasmani, conntohnya dilarang membunuh (ahimsa), dilarang berbohong (satya), pantang mengingini sesuatu yang bukan miliknya (asteya), pantang melakukan hubungan seksual (brahmacari) dan tidak menerima pemberian dari orang lain (aparigraha).

Inilah brata yang disebut yama, perinciannya demikian; ànresangsya, ksamà, satya, ahingsà, dama, àrjawa, priti, prasàda, màdhurya, màrdawa, sepuluh banyaknya; ànresangsya yakni harimbawa, tidak mementingkan diri sendiri saja; ksamà, tahan akan panas dan dingin; satya, yaitu tidak berkata bohong (berdusta); ahingsà, berbuat selamat atau bahagianya sekalian mahluk; dama, sabar serta dapat menasehati dirinya sendiri; àrjawa, adalah tulus hati berterus terang; priti, yakni sangat welas asih; prasàda, adalah kejernihan hati; màdhurya, yakni manisnya pandangan (muka manis) dan manisnya perkataan (perkataan yang lemah lembut); màrdawa, adalah kelembutan hati

2. Nyama

Nyama adalah suatu bentuk yang bersifat pengendalian diri yang lebih bersifat kejiwaan (rohani), misalnya Sauca (tetap suci lahir batin), Santosa (selalu puas dengan apa yang datang), Swadhyaya (mempelajari kitab-kitab keagamaan) dan Iswara pranidhana (selalu bakti kepada Tuhan).Inilah brata sepuluh banyaknya yang disebut niyama, perinciannya; dàna, ijya, tapà, dhyana, swàdhyàya, upasthanigraha, brata, upawàsa, mauna, snàna, itulah yang merupakan niyama, dàna, pemberian makanan- minuman dan lain-lain; ijya, pujaan kepada Deva, kepada leluhur dan lain-lain sejenis itu; tapà, pengekangan nafsu jasmaniah, badan yang seluruhnya kurus kering, layu, berbaring di atas tanah, di atas air dan di atas alas-alas lain sejenis itu; dhyana, tepekur merenungkan Çiwa; swàdhyàya, yakin mempelajari Veda; upasthanigraha, pengekangan upastha, singkatnya pengendalian nafsu seksual; brata/upawàsa, pengekangan nafsu terhadap makanan dan minuman; mauna/mona, itu wacanyama berarti menahan, tidak mengucapkan kata-kata yaitu tidak berkata-kata sama sekali tidak bersuara; snàna, trisandhyasewana, mengikuti trisandhya, mandi membersihkan diri pada waktu pagi, tengah hari dan petang hari

3. Asana

Asana ialah sikap duduk yang nyaman dan menyenangkan, teratur serta disiplin (silasana, padmasana, bajrasana, dan sukhasana).

4. Pranayama

Pranayama, ialah teknik pernafasan dalam melakukan yoga, sehingga menjadi sempurna melalui tiga jalan antara puraka (menarik nafas), kumbhaka (menahan nafas) dan recaka (mengeluarkan nafas).

5. Pratyahara

Pratyahara, ialah sikap mengontrol serta mengendalikan semua indra dari ikatan objeknya, sehingga orang dapat melihat hal-hal suci.

6. Dharana

Dharana, ialah bentuk usaha-usaha seseorang untuk menyatukan pikiran dengan sasaran yang diinginkan/dituju.

7. Dhyana

Dhyana, adalah latihan pemusatan pikiran yang tenang dan damai, serta tidak tergoda kepada suatu objek. Dhyana dapat dilakukan terhadap Ista Devata.

8. Samadhi

Samaddhi, merupakan penyatuan atman (sang diri sejati dengan Brahman). Bila seseorang melakukan latihan yoga dengan teratur dan sungguh-sungguh ia akan dapat menerima getaran-getaran suci dan wahyu Tuhan.

Bagian-Bagian Yoga Sutra:

1. Samadhi Pada (Pengertian Yoga)
2. Sadhana Pada (Cara Melakukan Yoga)
3. Vibhuthi Pada (Hasil-hasil Yang didapat Melalui Yoga)
4. Kaivalya Pada (Pembahasan Samadhi dan Pencapaian kesempurnaan)

Nah inilah yang bisa zona pelatih jelaskan mengenai Astangga Yoga. Semoga yang sedikit ini mampu membbantu Anda untuk mempelajari apa itu Astangga Yoga.
Seputar Astangga Yoga Beserta Penjelasannya

You Might Also Like: