Cari Distributor Alat Olahraga Murah

Artikel Keren

Cara Melatih Anak Usia Dini di Sekolah Sepak Bola (SSB)

Sekolah sepakbola SSB

Sekolah Sepak Bola atau biasa kita kenal dengan sebutan SSB merupakan sekolah atau tempat bagi anak-anak untuk belajar bermain sepakbola. Ya "bermain sepakbola". Loh kenapa kok bermain saja harus diajari, dilatih dan dibimbing? Kembali lagi ke SSB dimana di sekolah sepakbola ini anak-anak tidak hanya diajarkan bermain bola. Tidak melulu tentang sepakbola. Namun kepribadian, karakter anak pun kita poles.

Bayangkan bagaimana jadinya kalau seorang pelatih hanya mengajarkan sepakbola aja. Sebut saja teknik  dasar, taktik, strategi serta fisik anak yang kuat. Achh ... pastinya kita akan sering melihat banyak bonus ketika nonton pertandingan sepak bola itu sendiri. pasti dah tau kan yang saya sebut bonus tersebut.

Oleh karena hal tersebut maka "Bagaimana cara melatih anak yang ikut SSB?"


Pertanyaan mendasar bagi seorang pelatih pemula maupun yang sudah senior apalagi bagi seorang coach yang masih minim pengalaman menangani anak usia dini (UDIN). Pastinya akan banyak menemui permasalahan (baca persoalan saja ya heheh).

Seperti anak bandel, ngeyel, susah diatur, tidak nurut, susah serius banyak bercanda, ketika latihan maupun pertandingan. latihan asal-asalan, passing asal tendang aja, yang penting kaki kena bola dan masih banyak lainnya. Yang seperti itu kadang bikin kita jadi ... ach yang pelatih pasti sudah tau toh, sehingga tidak usah saya sebutkan.

Lalu bagaimana solusinya? bagaimana cara melatih siswa SSB yang baik


1. Seorang pelatih wajib paham dahulu mereka tetaplah masih anak-anak. Meski bisa serius namun tetap harus kita sadari mereka butuh bercanda, ngobrol dengan temannya. Sehingga kita tidak bisa memaksakan dengan keras kehendak kita pada mereka. 

2. Kadang kita sebagai pelatih juga harus masuk ke dunia anak-anak. Yach bisa dibilang kita juga harus menyatu menjadi anak-anak pula. Toh gak ada ruginya, kita malah bisa berbaur riang dengan anak-anak.

3. Tarik ulurlah keinginan pemain usia dini Anda. Kadang ya dituruti untuk game, kadang ya tidak. Terkadang buatlah program refreshing (masih bisa tetap latihan namun baw ke tempat lain), bisa ajak kepantai, kolam renang, atau wisata pegunungan. Ini supaya anak-anak tidak jenuh dalam berlatih.

Dari urian diatas dapat kita simpulkan, dalam melatih murid sekolah sepak bola kita harus bisa mengetahui karakter anak didik kita. Kita dapat menyesuaikan dengan berbagai karakter anak-anak tersebut. Dan kita harus mampu menyatukan semua itu ke dalam program latihan yang kita buat.


Catatan khusus
Berilah kesempatan yang sama pada atlet yang kalian latih, meski terkadang ada yang benar-benar belum bisa. Toh kita smeua tidak akan tau kedepan anak akan memilih menjadi apa. Entah tetap sepakbola ataupun yang lain. Tugas kita melatih, mendidik dan mengarahkan anak menjadi lebi baik.


Lebih baik dalam sepakbola maupun karakter anak. Dengan begitu yakin saja suatu kelak kita akan dapat melihat pertandingan yang hebat dan melupakan bonus-bonus yang sering kita lihat dipertandingan sepakbola kita.

Silahkan bagi yang mau menambahkan pemikirannya bisa berikan komentarnya, mari kita diskusikan  bersama. Salam Olahraga Jaya!
Cara Melatih Anak Usia Dini di Sekolah Sepak Bola (SSB)

You Might Also Like: