Minggu, 05 November 2017

Cara Mengobati Cedera Lutut Yang Benar

Cara Mengobati Cedera Lutut Yang Benar
Cara Mengobati Cedera Lutut Yang Benar
Sendi Sakit Akibat Cedera Lutut, jangan diabaikan namun segera diobati
   
Cedera lutut bisa menerpa siapa saja. entah itu atlet atau bukan atlet. Oleh karena hal tersebut sebaiknya Anda mengetahui salah satu bagian dari struktur penyusun lutut. Bagian-bagian penyusun lutut, antara lain ligamen, tulang rawan, dan tulang keras. Dimana semua itu saling berhungan.

Cedera lutut biasanya dan sering dialami oleh seorang atlet. Seperti pemain bola, pemain futsal, basket dan voli. Bagian ACL (Anterior cruciate ligament merupakan bagian yang kerap sekali terkena. Sehingg para atletpun akan merasakan sakit sendi (terasa nyeri) pada persendian lutut kakinya.

Akibat Cedera Lutut


Ketika Anda mengalami cedera ligamen lutut, Anda akan merasakan rasa nyeri, memar, atau bengkak pada sekitar lutut kaki. Ketiga hal tersebut bisa diderita sesaat atau beberapa menit setelah Anda mengalami cedera lutut. Itu disebabkan oleh terjepitnya jaringan saraf atau rusaknya pembuluh darah pada bagian lutut merupakan dua kondisi yang umum terjadi dan menjadi penyebab rasa sakit tersebut.

Cedera lutut dapat menimbulkan mati rasa pada kaki bagian bawah. Selain itu, kaki bagian bawah bisa jadi merasakan lemah tak berdaya, terasa dingin, kesemutan, kebiruan, maupun pucat. Dan juga bila cedera ligamen lutut parah Anda tidak sanggup berjalan bahkan hanya sekedar untuk berdiri.

Penyebab cedera lutut (ligamen sobek)


Penyebab lutut cedera dapat terjadi dikarena adanya benturan langsung pada lutut. Selain itu, lutut bisa mengalami cedera karena mendapat beban tubuh. Dimana beban didapat karena lutut menjadi tumpuan saat memutar tubuh, jatuh, atau menekuk lutut. Cedera lutut secara tiba-tiba biasa disebut cedera akut.

Biasanya pemain bola dan futsal sering mengalmi cedera ligamen pada lutut. hal ini dikarenakan permainan ini sangatlah keras (baca benturan body).

Jenis -  Jenis Cedera Lutut


Karena lutut terdiri dari berbagai bagian, maka cedera lutut juga terbagi ke dalam berbagai macam. Kali ini zonapelatih akan menjelaskan jenis-jenis cedera lutut yang biasa terjadi. Sehingga diharapkan Anda dapat melakukan perawatan serta pertolongan pertama.

Cedera Lutut Keseleo

Keselo merupakan cedera lutut yang menimpa ligamen. Ligamen sendiri adalah bagian lutut yang berfungsi menyatukan semua bagian lutut. Cedera lutut karena keseleo terbagi lagi menjadi tiga berdasarkan tingkat kerusakan pada ligamen.

Keseleo tingkat 1: 

Lutut tetap stabil, namun tidak ada kerobekan pada ligamen. Rasa sakit juga timbul pada ligamen.

Keseleo tingkat 2:

Dikarenakan ligamen lutut mengalami masalah seperti robek, maka akan mengakibatkan tidak stabilnya lutut Anda. Lutut Anda akan terasa seperti akan lepas.

Keseleo tingkat 3:

Lutut terkena dampak yang berat karena serat ligamen benar-benar mengalami kerobekan parah.

Cedera Lutut Bursitis

Cedera lutut bursitis, yaitu iritasi atau infeksi yang terjadi pada kantung berisi cairan lutut atau biasa disebut bursa. Bursa berfungsi sebagai peredam kejut untuk meminimalkan gesekan antar jaringan yang membentuk lutut, seperti otot dan tendon di sekitar sendi.

Bursa utama di lutut dibagi menjadi dua, yaitu yang berada di atas tempurung lutut serta yang terletak di ujung tulang tibia.

Cedera Lutut Meniskus

Cedera lutut meniskus ini terjadi bila di bagian dalam lutut seseorang mengalami kerusakan. Meniskus sendiri merupakan kata jamak dari menisci, yaitu potongan-potongan semibulat dari tulang rawan yang memiliki fungsi sebagai peredam kejut. Selain peredam kejut, bagian ini berfungsi sebagai bantalan halus bagi tulang paha atau femur.

Cedera lutut jenis ini bisa terjadi karena terlalu banyak digunakan ataupun berjalan alami seiring menuanya usia. Jadi bila wajar bila banyak orang tua yang mengalami sakit menikus ini.

Cedera Lutut Tegang otot lutut

Ketegangan pada lutut terjadi ketika otot di sekitar lutut  alias tendon terentang akibat terlalu dalam menekuk atau terlalu melebar saat peregangan. Karena ligamen lutut tegang makan akan mengalami rasa sakit sekali. Serta beberapa fungsi lutut akan terganggu, terutama untuk keleluasaan bergerak. Kadang juga dapat menimbulkan tidak kuat berdiri dan merasa kaki tidak berdaya

Cedera Lutut Dislokasi tempurung lutut

Tempurung lutut atau patella bisa berpindah lokasi ke sisi lutut. Meski sangat menyakitkan, namun dislokasi ini biasanya tidak menyebabkan jiwa seseorang terancam. Biasanya ini terjadi karena salah jatuh atau diakarenakan benturan yang keras

Cedera Lutut Dislokasi sendi

Jika lutut mengalami hantaman kuat, maka kemungkinan mengalami dislokasi sangat tinggi. Benturan bisa terjadi ketika melakukan olahraga atau ketika mendapat kecelakaan terjatuh atau berkendaraan bermotor. Cedera lutut jenis ini menyebabkan kerusakan parah pada semua komponen penyusun lutut. Kerusakan ini juga bisa menimpa sistem saraf serta sistem pembuluh darah pada lutut.

Cedera Lutut Fraktur lutut

Fraktur pada lutut biasanya diakibatkan oleh hantaman langsung ke tulang lutut. Biasanya hal ini disebabkan karena saat jatuh, tempurung lutut dijadikan sebagai penahan bobot tubuh. Tulang tibia juga dapat terkena cedera fraktur, karena tekanan mendadak ke lutut terutama bagi mereka yang sudah menderita osteoporosis.

Cedera lain yang disebabkan oleh penggunaan otot (gerak otot lutut) yang salah adalah sindrom nyeri patellofemoral atau biasa disebut dengan penyakit lutut pelari. Ada pula cedera yang dinamakan kondromalasia patella. Penyebab kedua jenis kondisi lutut tersebut adalah kerusakan berulang pada struktur lutut yang didasari oleh genetik maupun oleh cara menggerakkan lutut yang salah saat beraktivitas.

Cara Mengobati Cedera Lutut Yang Benar


Saat mengalami cedera lutut, hal yang harus dilakukan dalam waktu 2-3 hari sejak mengalami cedera sebagai berikut: 

1. Jangan menggunakan sendi lutut untuk berjalan, usahakan mengistirahatkan sendi Anda. Ini dapat memberikan dampak baik untuk mengurangi sakit.

2. Segera hentikan apa pun aktivitas fisik yang sedang Anda jalani. Sehingga sendi lutut tidak terbebani, meski hanya beban tubuh sendiri.

3. Kompreslah dengan air es selama 15 menit tiap dua jam untuk mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan dan pendarahan internal. Ingatlah metode RICE.

4. Perbanlah lutut Anda untuk mengurangi gerak pada persedian. Sehingga gerakan sendi lutut Anda terbatas. Ini berfungsi untuk mencegah penyebaran cedera dan sakit.

6. Berbaringlah dengan posisi lutut berada di atas tubuh. Ini sesuai dengan metode RICE

7. Jangan memberikan balsem pada sendi yang cedera, namun berikan es

8. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol karena bisa memperparah pembengkakan dan perdarahan.

9. Jangan sekali-kali melakukan pijatan atau mengurut pada lutut yang cedera. Apalagi sekitar lutut sudah bengkak (aboh) karena akan semakin memperparah cedera yang terjadi.


Jika cedera sudah tidak sembuh dengan pengobatan secara tradisional (pijat tukang otot) tidak sembuh. Alangkah baiknya segera perikasakan ke dokter atau fisioterapis. Beberapa penanganan pengobatan akan dilakukan oleh dokter maupun fisioterapis pada cedera lutut, antara lain:

Operasi terbuka


Mengobati cedera lutut dengan melakukan operasi biasanya jika cedera lutut sudah parah (terbuka) dan membutuhkan perbaikan secara menyeluruh. Alhasil opsi terakhir adalah operasi

Operasi artroskopik


Biasanya operasi ini dilakukan kepada mereka yang mendapatkan cedera tulang rawan. Operasi artroskopik dilakukan dengan menyayat kecil di bagian lutut kemudian memasukkan suatu instrumen operasi melalui sayatan tersebut.

Penarikan cairan atau aspirasi


Hal ini akan dilakukan jika sendi lutut mengalami pembengkakan parah sehingga cairan di dalamnya harus dikeluarkan melalui jarum.


Fisioterapi


Fisioterapi merupakan metode penyembuhan menggunakan sistem terapi. Dimana Anda akan dibantu oleh fisioterapis dalam membantu penyembuhan cedera ligamen lutut Anda.Fisioterapis akan melatihkan cara untuk meningkatkan kemampuan gerak dan kekuatan lutut.

Karena cedera lutut bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja serta dimana saja, maka kita harus mengetahui cara perawatannya. Sebagai langkah awal, untuk mengurangi risiko cedera, jangan membawa barang atau memberikan beban terlalu berat pada lutut karena bisa menambah tingkat keparahannya.

0 komentar

Posting Komentar

Silahkan dibagikan bila ini bermanfaat dan bila ingin copas harap sertakan sumbernya. Bila berkenan hubungi admin kami melalui email. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.