Minggu, 03 September 2017

Melatih Kecepatan Dengan Circuit Training

Melatih Kecepatan Dengan Circuit Training

Melatih kecepatan (speed training) diberikan dalam bentuk latihan lari dan sekaligus dengan latihan reaksi. Latihan kecepatan / sprint bisa menggunakan metode circuit training. Dimana variasi latihan akan lebih banyak dan tidak membosankan. Agar latihan ini berhasil maka lebih dahulu silahkan baca Program latihan menggunakan Circuit Training

Adapun beberapa materi yang harus diperhatikan dalam melatih komponen kecepatan, antara lain sebagai berikut.

a. Lakukan speed atau sprint pada awal latihan

Dimana pada suatu awal unit latihan sehingga otot-otot masih kuat.

b. Intensitas latihan pada tingkat sub-maksimal atau maksimal.

Gunakan intensitas latihan yang tepat dan terukur agar hasil maksimal. Jangan lupa gunakan interval yang pas. Sehingga waktu istirahat antar atlet tidak lama maupun pendek.

c. Jarak antara 30–80 meter dianggap jarak yang baik untuk pembinaan kecepatan secara umum.

Anda bisa mengkreasi ataupun memodifikasi prosedurnya. Seperti bermain kecepatan. 

Kun A sampai Kun B sprint, Kun B sampai Kun C jogging dan masih banyak cara lainnya. Ini dimaksudkan agar atlet/pemain tida mudah bosan.

d. Jumlah pengulangan antara 10–16 kali dan terdiri atas 3–4 seri.

Nah dalam berlatih kecepatan/sprint ini jangan sampai banyak kali pengulangan, karna nanti hasilnya akan berbeda, bisa jadi kita menginginkan hasil kecepatan atlet meningkat, namun malah menjadi latihan daya tahan kan jadi brabe. Oleh karena hal tersebut baca dahulu cara membuat program latihan yang baik

e. Untuk kecepatan daya ledak (explosive speed) dapat dilatih dengan penambahan beban yang tidak lebih dari 20% dari beban maksimal.


f. Waktu istirahat antara pengulangan (repetition) 1–3 menit, waktu istirahat antar seri sampai 6 menit.


Melatih Reaksi Pemain


Banyak sekali cara melatiha sebuah reaksi pemain. Reaksi atlet sangatlah penting dalam menentukan moment selanjutnya. Oleh karena hal tersebut latihan reaksi wajib dilatihakan. Berikut contoh aba-aba cara melatih reaksi

Melatih kecepatan reaksi dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti rangsangan-rangsangan luar, contohnya: tepukan tangan, bunyi peluit, atau suara sebagai aba-aba untuk mulai yang sekaligus juga melatih reaksi pemain.

Nah itulah cara Melatih Kecepatan Dengan Circuit Training yang bisa Anda terapkan pada proses atau sesi latihan Anda. Semoga bermanfaat dan menambah refrensi tentang dunia kepelatihan kita semua. Silahkan share artikel ini bila bermanfaat.

0 komentar

Posting Komentar

Silahkan dibagikan bila ini bermanfaat dan bila ingin copas harap sertakan sumbernya. Bila berkenan hubungi admin kami melalui email. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.