Zona Pelatih

follow us

Program latihan Takraw Mingguan Harian

Program latihan Takraw Mingguan Harian

Apa itu Sepak Takraw? Sepak Takraw yaitu suatu permainan menggunakan bola yang terbuat dari rotan maupun fiber. Dimana sepak takraw dimainkan diatas lapangan yang datar dengan panjang 13,40 meter dan lebar lapangan 6,10 meter. Dengan batas tengah lapangan terdapt jaring/net menyerupai permainan badminton. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan. Masing-masing tim terdiri dari 3 orang anggota. Dan permainan ini boleh dimainkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan.

Sedikit sejarah permainan Sepak Takraw


Permainan sepak takraw secara resmi berkembang di Indonesia pada tahun 1970 sesuai dengan instruksi Depdikbud tahun 1970. Terutama pada daerah Riau, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sulawesi Selatan. Induk organisasi sepak takraw dibentuk pada tahun 1971 dengan nama PERSETASI (Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia) dengan 4 pengda. Nah pada tahun 1980 PERSETASI makin berkembang menjadi 14 pengda dan diselengggarakan Kejurnas ke-3. Pada saat ini permainan sepak takraw sudah dipertandingkan di setiap PON dan acara kejuaraan lainnya. Untuk Induk Internasional sepak takraw dipegang oleh ISTAF yaitu singkatan dari International Sepak Takraw Federation. Untuk kejuaraan piala dunia sepak takraw digelar di Thailand setiap tahunnya.

Program Latihan Sepak Takraw Mingguan


Untuk menjadi atlet sepak takraw Anda wajib berlatihan setiap hari. Dimana pelatih membuat jadwal serta program latihannya. Bisa mingguan, bulanan dan satu tahun. Dan atlet wajib menjalankan, bila ingin menjadi pemain sepak takraw yang handal dan berprestasi dikemudian hari.

Adapun materi latihan sepak takraw yaitu meliputi:
1. Pembinaan Kondisi Fisik
2. Keterampilan Teknik dan Latihan Koordinasi
3. Unsur-unsur Kondisi Fisik
4. Sarana dan Prasarana Sepak Takraw
5. Program Latihan Sepak Takraw

Pembinaan kondisi Fisik

Sangat penting bagi olahragawan kondisi fisik haruslah bagus dan prima. Dalam sepak takraw pun kondisi fisik pemain juga harus diperhatikan. Karena kondisi fisik atlet sepak takraw akan mempengaruhi sikap dasar badan dalam bermain. Oleh karena itulah peran dari seorang pelatih dlam membuat program latihan. Dimana program latihan ini direncakan dengan baik, sistematis serta bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani serta kemampuan fungsional dari sistem tubuh atlet.

Lalu apa saja indikator kondisi fisik yang baik itu?
a. Adanya peningkatan dalam kerja jantung
b. Adanya peningkatan kekuatan, kelentukan/fleksibilitas, kecepatan, daya tahan/endurance, daya ledak/power, stamina, kelincahan/agilitas, koordinasi, keseimbangan, ketepatan/acuration kemampuan sistem sirkulasi
c. adanya efisiensi gerak yang keih baik pada waktu latihan
d. Akan adanya proses pemulihan yang lebih baik (cepat) dalam tubuh selama latihan
e. Akan adanya respon cepat dari tubuh apabila sewaktu-waktu respon tersebut diperlukan
(I Made Danu Budhiarta, 2010:66)

Keterampilan Teknik dan Latihan Koordinasi

Pelatih dan juga atlet sepak takraw juga harus sadar pentingnya keterampilan teknik serta koordinasi. Dimana kedua hal tersebut juga menunjang skill pemain takraw. Untuk kekuatan, stamina dan kecepatan bila sudah berkembang, maka atlet akan mengalami peningkatan dalam penguasaan keterampilan (lebih cepat berkembang). Oleh karena hal tersebut latihan teknik dan fisik merupakan dua hal yang saling bergandengan (Rusli Lutan Dkk, 2000:35)

Macam-macam teknik dasar sepak takraw

Program latihan Takraw Mingguan Harian1. Sepak Sila
2. Sepak Kuda (sepak kura)
3. Sepak Cungkil
4. Menapak
5. Sepak Simpuh (sepak badek)
6. Heading (main kepala)
7. Mendada
8. Memaha
9. Membahu
10. Sepak Mula
11. Mengeblok

Unsur-unsur Kondisi Fisik

Seperti sudah dijelaskan diatas bahwa unsur fisik yaitu Kekuatan, Kecepatan, Power, Kelincahan, dan Stamina. Berikut penjelasan singkatnya.

a. Unsur fisik kekuatan
Kekuatan fisik pemain/atlet pastilah berbeda-beda meski materi latihan sepak takraw sama. Karena kekuatan merupakan kemampuan seseorang pada saat menggunakan otot-ototnya untuk menerima beban kerja dalam rentang waktu tertentu. Oleh karena itu pelatih ahrus bisa meningkatkan kekuatan mmasing-masing pemainnya.

b. Unsur fisik kecepatan
Kecepatan/speed merupakan kemampuan seseorang dalam melaksankan setiap gerakan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Nossek (1982) membagi kecepatan kedalam tiga bagian antara lain:
1. Kecepatan reaksi / reaction speed yaitu kecepatan dalam menjawab suatu rangsangan dengan cepat
2. Kecepatan gerakan-gerakan yang bukan putaran / speed of movement yaitu merupakan kecepatan mengubah arah dalam suatu gerakan yang utuh. Kecepatan ini dipengaruhi oleh kekuatan otot, daya ledak, kemampuan gerakan, kelincahan serta keseimbangan
3. Keceaptan lari / sprinting speed yaitu kemampuan suatu organisasi untuk bergerak maju dengan cepat.

Nah untuk meningkatkan kecepatan dapat dilakukan dengan latihan sederhana ini
1. lari sprint 20-30 meter
2. Lari akselari
3. Bermain lari akselarsi-deselerasi
4. Lari tanjakan/uphill untuk kekuatan otot tungkai dan lari menurun/downhill untuk frekuensi langkah

c. Unsur fisik power
Setiap cabang olahraga merupakan power, dimana power merupakan gabungan dari kekuatan dan kecepatan. Kekuatan maksimal dan kecepatan maksimal menghasilan power atau daya ledak. Dengankata lain daya ledak/power yaitu kemampuan seseorang untuk melakukan kekuatan maksimal dengan usaha/kerja yang dikerahkan dalam waktu sependek-pendeknya.

d. Unsur fisik kelincahan
Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan kerja otot-ototnya untuk mengubah arah posisi yang berbeda dalam kecepatan tinggi.

e. Unsur fisik stamina
Kerja stamina adalah kerja dalam tingkat an-arobik, dimana pemasukan oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pekrjaan yang dilakukan oleh otot. Namun kekurangan oksigen dpat dipenuhi kembali melalui istirahat (I Made Danu Budhiarta, 2010:70)

Program latihan Takraw Mingguan Harian

Setelah Anda paham akan unsur fisik sekarang beralih ke program latihan sepak takraw. Biar lebih jelasnya silahkan simak artikel dibawah ini.

Dalam menyusun program latihan sepak takraw pelatih wajib mempertimbangkan beberapa faktor antaralain:
1. Bakat Atlet
2. Kemampuan Awal Atlet
3. Umur Atlet
4. Umur Latihan
5. Sarana dan Prasarana
6. Dana
7. Lingkungan Atlet
8. Kemampuan Pelatih
9. Waktu yang tersedia

Itu beberapa faktor yagn bisa digunakan untuk menyusun program latihan sepak takraw, namun untuk club baru ataupun untuk kelas ekstakurikuler bisa menyesuaikan kondisinya masing-masing. Baca Cara membuat program latihan yang bagus.

Program Latihan Sepak Takraw dibagi menjadi tiga bagian
1. Program latihan jangka panjang
2. Program latihan jangka menengah
3. Program latihan jangka pendek

a. Program jangka panjang biasanya dilakukan dengan kurun waktu 5 sampai 12 tahun. Tujuannya untuk mencapai prestasi se-maksimal mungkin. Rencana program latihan jangka panjang bisa dikatakan pedoman instruksi tidak langsung terhadap latihan sepak takraw jang menengah dan jangka pendek. Dengan kat lain jangka pendek merupakan pelaksanaan langung rencna jangka menengah dan rencana jangka menengah merupakan pelaksanaan langsung rencana jangka panjang.

b. Program jangka menengah biasanya dilakukan dengan kurun waktu 2 sampai 4 tahun

c. Program ajngka pendek bisanya dilakukan dengan kurun waktu selama 1 tahun.
Program jangka pendek diagi menjadi 4 cyle yaitu 
1) Program latihan tahunan (macro cyle)
2) Program latihan bulanan
3) Program latihan mingguan
4) Program latihan harian

Nah untuk program mingguan ataupun harian silahkan dibuat berapa kali pertemuan dalam sepekan (mingguan).

Contoh Semingggu 3 kali, Hari selasa, kamis dan minggu. Dalam setiap sesi pertemuan usahakan latihan ditekankan pada lathan fisik, latihan teknik dan latihan taktik. Ataupun juga bisa dicampur ketiganya.

Kesimpulan
Itulah tadi "Program latihan Sepak Takraw Mingguan dan Harian" semoga dengan artikel ini Anda bisa lebih banyak membuat program altihan sendiri, khusunya dengan memperhatikan kemampuan atlet sepak takraw dan sarana prasarana yang ada ditempat Anda melatih

You Might Also Like: