Teknik Dasar Permainan Korfball | Sejarah Pengertian dan Peraturan

Sejarah Permainan Korfball

Korfball merupakan olahraga unik yang berasal dari negeri kincir angin yaitu Belanda. Korfball diciptakan oleh Nico Broekhuysen yang merupakan seorang guru di Amsterdam. Nico Broekhuysen menciptakn korfball dikarenkan terinspirasi dari permainan ringball yang ia kenal saat berada di Swedia. Dari permainan ringball yang telah ia modifikasi akhirnya terciptalah permainan baru dengan nama korfball. Itulah sejarah singkat dari permainan korfball.

wikipedia

Pengertian/Defenisi Permainan Korfball
Permainan korfball merupakan olahraga unik serta salah satu olahraga yang menyetarakan gender yang dimana laki-laki dan perempuan dapat (wajib) bermain besama dalam satu tim. Yng dimana setiap tim terdiri dari 4 laki-laki dan 4 perempuan alias 8 orang pemain dalam satu tim korfball.

Permainan Korfball dimainkan dalam sebuah lapangan dengan ukuran panjang 40 meter dan lebar 20 meter, yang terbagi kedalam dua VAK (bidang lapangan). Korfball dapat dimainkan di dalam ruangan ataupun di luar lapangan. Ini bisa dilakukan dikarenakan lapangannya yang tidak terlalu besar, ya seperti lapangan permainan futsal.

Dalam permainan korfball kontak fisik sangat jarang terjadi karena kontak bodi sangat tidak dianjurkan. Selain itu pemain laki-laki harus menjaga lpemain laki-laki, perempuan dengan perempuan dan itu menjadi aturan wajib. Sehingga tidak akan terjadi pelecehan-pelecehan yang tidak diinginkan.

wikipedia
wikipedia
Peraturan Permainan Korfball
Sebuah Tim terdiri dari 8 orang pemain yang dibagi kedalam dua VAK (bidang lapangan).
Setiap VAK terdiri dari 4 orang pemain ( 2 laki-laki dan 2 perempuan).

Lama waktu pertandingan korfball adalah terdiri dari dua babak, masing-masing babak 30 menit dan istirahat 10 menit diantara babak.

Untuk bola yang digunakan hamper sama dengan ukuran bola futsal namun bola ini lebih mudah dicengkram dan mental lebih bagus.

Dalam bertahan kebanyak pemain bertahan akan melakukan DEK (mengankat salah satu tangan), ini digunakan untuk mengantisipasi lawan menyerang. Jika pemain bertahan sudah melakukan DEK, maka penyerang tidak diperbolehkan menembak ke dalam korfn (keranjang), dan harus mengoper bola kepada temannya.

Permainan Korfball dimulai  dari bagian VAK yang melakukan serangan ke VAK lain yang bertahan. Pemain penyerang haruslah mencetak angkat/point dengan memasukan bola ke keranjang lawan. Bila pemain sudah mencetak 2 gol (atau mencetak point genap), maka semua pemain yang berada pada VAK menyerang haruslah bertukar tempat dengan pemain yang berada di VAK bertahan. Dengan kata lain pemain yang tadi bertugas menyerang sekarang berganti bertahan, dan yang tadi menjadi pemain bertahan sekarang menjadi menyerang.

Dalam permainan korfball ini ada hal yang sangat tidak boleh dilakukan yaitu :
1.      Men-tackle lawan
2.      Memukul bola
3.    Berjalan dengan bola (karena pemain setelah mendapatkan bola hanya boleh bergerak satu langkah saja)
4.      Melakukan dribel bola
5.      Kontak fisik (yang disengaja)


Gambar Lapangan Korfball

Lapangan Korfball


Sekian dahulu pembahasan tentang permainan korfball ini. Untuk update selanjutnya akan disertakan tambahan foto-foto dan juga program latihan untuk korfball. Seperti teknik dasar korfball yang lebih jelas.
Teknik Dasar Permainan Korfball | Sejarah Pengertian dan Peraturan

You Might Also Like: