Teknik Dasar Korfball | Kemampuan Pemain Korfball



Bila dilihat sekilas, permainan korfball ini hampir mirip sekali dengan permainan basket. Dari cara mengoper, menerima bola dan shooting. Namun tentu saja ada perbedaan mendasar dari kedua permainan korfball dan basket. Untuk tekniknya sendiri hampir sama.


Dengan melihat permainan korfball secara langsung. Sebenarnya kita sudah dapat mengetahui teknik  apa saja yang harus kita kuasai. Serta hal apa saja yang mendukung untuk permainan tersebut. Karena teknik korfball hampir sama dengan teknik basket namun berbeda.

Tim Senior DIY saat Menjuarai Kejurnas Korfball Tahun 2015

Berbicara mengenai teknik korfball anda harus mengetahui dengan jelas apa manfaat dari teknik tersebut. Sehingga anda akan lebih efisien dan tepat dalam menggunakan teknik tersebut.

Disini saya artikan teknik adalah kemampuan, biar lebih mudah dicerna dan dipahami dalam hal yang mendukung permainan korfball.

Beberapa kemampuan tersebut yaitu :

1. Akurasi Shooting
Ini sangat penting sekali dalam permainan korfball. Karena dalam ring/keranjang korfball tidak ada papan nya. Sehingga tidak dapat untuk memantulkan bola seperti dalam permainan basket. 

Saat permainan pun sangat sulit untuk mendekati ring dikarenakan pertahanan lawan dan juga dalam peraturannya kita tidak boleh melakukan dribel. Sehingga sangat dianjurkan untuk para pelatih melatih pemain/atletnya shooting dari jauh. Karena sering pemain bertahan mengabaikan (baca tidak terlalu ketat penjagaanya) pemain yang memegang bola jauh dari ring. Emmm mungkin pemain bertahan sudah berfikir tidak akan masuk bila ditembak dari jarak segitu, hehehhe.


2. Tinggi Badan
Tinggi badan ini sangat berarti sekali. Tentu saja dengan mempunyai tinggi badan yang tinggi, secara otomatis jangkauan ke ring akan lebih pendek. Itu berarti meningkatkan akurasi tembakan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah dalam korfball bola tidak boleh direbut bila sudah dikuasai. Oleh karena itu anda harus mampu memanfaatkan tinggi badan anda untuk menerima bola sedekat mungkin dengan ring melalui bola-bola atas. Anda bisa berusaha menembak sendiri (bila lawn belum melakukan DEK) atau anda akan memberikan umpan keteman anda yang dengan cepat memanfaatkan momentum saat bola ada pada anda.

Lalu bagaimana merebutnya? Nah cara merebutnya adalah ketika bola melayang bebas (alias saat bola dioper, ketika itu boleh direbut). Ada lagi pengaruh tinggi badan yaitu untuk memenangkan bola-bola rebound.


3. Kecepatan (speed) dan Kelincahan (agility)
Dengan mempunyai speed dan agility diatas rata-rata akan memudahkan dalam hal mencari ruang serta bergerak merubah arah yang bagus. Sehingga lawan akan susah dalam mengawal anda. Karena dalam permainan korfball cara bertahannya sering menggunakan man to man (satu lawan satu). 

4. Stamina 
Permainan korfball berdurasi 30 menit dalam setiap babaknya. Sehingga anda harus mempunyai stamina yang prima agar mampu bermainan bagus. Karena dalam permainan ini anda harus lebih banyak bergerak (lambat/cepat) untuk membuat kesempatan mencetak angka. Oleh karena itu stamina anda haruslah bagus. Bila ingin membantu tim anda.

Nah inilah beberapa teknik atau kemampuan dasar yang harus anda kuasai untuk mampu bermain korfball dengan baik. Selain itu dengan kemampuan seperti itu dan mempu bekerjasama dengn baik dalam tim, berarti anda telah membantu tim anda. Simak artikel-artikel lainnya tentang permainan korfball. Supaya anda lebih memahami dan lebih baik lagi dalam memainkan korfball. 

Bila ada hal yang masih kurang bisa anda tambahkan di dalam komentar anda. Agar artikel ini lebih bermanfaat buat kita semua. Tentu saja artikel tentang teknik dasar permainan korfball.

Teknik Dasar Korfball | Kemampuan Pemain Korfball

You Might Also Like: