Sabtu, 21 November 2015

Panduan Dasar-Dasar Melatih Sepakbola Lengkap

DASAR-DASAR MELATIH SEPAKBOLA LENGKAP

Kondisi fisik atlet sangatlah penting, karena berperan besar dalam menentukan kemenangan ataupun tujuan. Oleh karenanya program latihan fisik harus dan wajib direncanakan secara sistematis dan baik dalam pelaksanakannya. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesegaran jasmani atlet serta miningkatkan kemampuan fungsional dari sistem tubuh sehingga harapannya atlet dapat mencapai prestasi yang lebih bagus lagi.
Bila kondisi fisik itu bagus, maka akan :
1. Terjadi peningkatan pada kemampuan sistem sirkulasi dan kerja jantung, dan itu baik.
2. Terjadi peningkatan pada stamina, kekuatan, kelentukan, kecepatan serta komponen kondisi fisik lainnya.
3. Terjadi masa pemulihan yang lebih cepat dalam organ-oragan tubuh setelah melakukan latihan. Sehingga waktu untuk pemulihan lebih cepat.
4. Terjadi suatu respon yang cepat dari organisme tubuh kita bila sewaktu-waktu respon demikian diperlukan.

Jika faktor diatas tidak terjadi atau tidak kelihatan setelah dan dalam proses latihan fisik, ini berarti perencanaan dan sistematik seorang pelatih dalam membuat program latihan kondisi fisik kurang bagus. Karena sukses program latihan itu bila adanya peningkatan beberapa faktor diatas. Dan dalam olahraga itu sering dituntut mempunyai keterampilan yang sempurna (baik/meminimalisir kesalahan) dalam situasi tertekan/stress untuk meningkatkan prestasi atlet tersebut.

Maka sebelum atlet diterjunkan dalam pertandingan resmi (tingkat persaingan kuat/tinggi), seorang atlet harus berada dalam kondisi fisik yang baik untuk dapat mengatasi intensitas kerja dan segala kendala yang membuat atlet stress ketika mengikuti suatu pertandingan tersebut. Oleh karenanya disini peran pelatih sangatlah vital dalam menentukan keikutsertaan atlet dalam mengikuti pertandingan ataupun latih tanding.

Dalam proses latihan biasanya tiga atau empat minggu pertama latihan merupakan masa riskan untuk atlet. Dikarenakan pada saat itu atlet belum mempunyai keterampilan yang cukup, kekuatan, kelentukan serta daya tahan yang cukup. Dengan kata lain kondisi fisik atlet masih dibawah target kondisi latihan.

Faktor yang lain si atlet belum cukup lincah untuk melakukan gerakan yang dibutuhkan dalam olahraga yang mereka tekuni, sehingga sering mengalami cedera pada otot dan persendian. Untuk mendapatkan hasil latihan kondisi fisik yang bagus. Pelatih harus memalakukan tekanan-tekanan pada atlet secara keseluruhan dan teratur, serta meningkatkan intensitas pada setiap kali latihan. Dalam pre-season (musim latihan jauh sebelum pertandingan), pelatih harus sudah memberikan latihan berbagai komponen kondisi fisik pada atlet, agar saat atlet memasuki musim latihan berikutnya (early dan mid season) atlet sudah siap (mencapai kondisi fisik yang baik).

Proses conditioning dalam olahraga merupakan suatu proses yang wajib dilakukan dengan hati-hati, sabar, serta penuh kewaspadaan pada atlet. Dengan latihan yang berulang dan intensitas serta kompleksitasnya ditambah sedikit demi sedikit setiap waktu latihan. Maka pasti atlet akan mengalami peningkatan menjadi lebih baik, lincah, kuat terampil dan lebih efektif dalam bergerak.

Dalam proses conditioning itu haruslah mampu membangkitkan reaksi-reaksi yang positif untuk tubuh atlet, yaitu mengalami kemajuan dalam organisasi neurophysicolis dan kemajuan dalam penyesuaian perubahan-perubahan dalam jaringan-jaringn tubuh atlet.

Panduan Dasar-Dasar  Melatih Sepakbola Lengkap
Para ahli dalam bidang olahraga berpendapat bahawa atlet yang mengikuti suatu program latihan kondisi fisik pre-season yang intensif selama 6-10 minggu akan mempunyai kekuatan, daya tahan dan stamina yang baik selama musim latihan berikutnya, bandingkan dengan atlet-atlet yang memulai program kondisinya hanya satu-dua minggu sebelum permulaan musim latihan.

Setelah atlet mencapai tingkatan kondisi fisik yang baik untuk menghadapi musim-musim berikutnya, latihan-latihan kondisi tersebut harus tetap dilanjutkan selama musim dekat pertandingan. Meskipun tidak seintensif seperti sebelumnya, agar tingkatan kondisi fisik dapat tetap dipertahankan selama musim-musim latihan tersebut.

Program latihan fisik untuk pemain sepak bola itu ada bermacam-macam. Biasanya setiap klub menjalankan program latihan fisik yang berbeda untuk setiap pemainnya. Jadi tergantung di mana kurangnya pemain tersebut.

Namun secara umum program latihan fisik untuk pemain sepak bola  itu sebagai berikut :


1. Program peningkatan kecepatan (speed)

Misalnya: sprint dan lain-lain.

2. Power

Misalnya: memanfaatkan berat tubuh sendiri seperti pull-up, push-up, dan bergelantungan dengan kedua tangan atau dengan bantuan peralatan seperti barbel dan dambel.

3. Kelincahan (agility)

Misalnya: Game-game di lapangan (tergantung pelatih)

4. Daya tahan (endurance)

Misalnya : joging mengelilingi lapangan beberapa kali, bisa dibatasi oleh waktu ataupun tidak tergantung dengan kebutuhan fisik.

5. Koordinasi

Misalnya: Latihan untuk kelenturan tubuh dan keseimbangan.

Beberapa bentuk latihan fisik yang lain untuk menunjang peforma atlet juga dibutuhkan dalam olahraga sepak bola tetapi pada umumnya hanya bersifat penunjang skill pemain (individu pemain). Seperti fleksibility, strenght, stamina dan mobility. Sebagian besar unsur yang terkandung dalam bentuk latihan tersebut telah tercakup dalam beberapa komponen latihan yang pokok di atas.

Sumber Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia - detikSport
NB: Bila sodara merasa terbantu oleh coretan-coretan ini, silahkan dishare, siapa tau ada orang lain yang juga membutuhkannya. INGAT BERBAGI DALAM KEBAIKAN ITU BAIK!!!

0 komentar

Posting Komentar

Silahkan dibagikan bila ini bermanfaat dan bila ingin copas harap sertakan sumbernya. Bila berkenan hubungi admin kami melalui email. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.